• Samsung akhirnya benar-benar menghentikan penjualan Galaxy Note7-nya yang canggih namun pengancam jiwa penggunanya.
  • “Kami tetap dekat dengan CPSC terkait seluruh proses ini.”

 galaxy-note7-3SEOUL – Samsung akhirnya menghentikan penjualan dan program pertukaran Galaxy Note7 di seluruh dunia mulai hari ini. Dalam keterangan resminya, Samsung menyatakan pihaknya bekerja sama dengan badan pengawas terkait untuk menyelidiki berbagai kasus yang melibatkan kegagalan ponsel pintar barunya itu.

“Karena keamanan konsumen tetap menjadi prioritas utama kami, Samsung akan meminta semua operator dan mitra ritel global untuk menghentikan penjualan dan pertukaran Galaxy Note7 saat penyelidikan berlangsung,” demikian penjelasan dari perusahaan asal Korea Selatan tersebut.

Saat ini, Samsung bekerja sama dengan pihak berwenang di berbagai negara untuk mengambil semua langkah yang diperlukan demi mengatasi situasi. Konsumen harus memastikan dan berhenti menggunakan Galaxy Note7.

galaxy-note7-2Sehari sebelumnya, di Amerika Serikat, Samsung telah menyatakan hal serupa. Di Negeri Paman Sam itu, Samsung bekerja sama dengan Komisi Keamanan Produk Konsumen (Consumer Product Safety Commission) untuk mengatasi masalah ini. “Kami tetap dekat dengan CPSC dalam mengatasi kasus ini,” katanya.

Samsung ingin meyakinkan pelanggan bahwa perusahaan mengambil sikap serius atas setiap laporan yang diterima, “Dan, kami menghargai kesabaran mereka.” Kegagalan produk Galaxy Note7, yang meledak di banyak kasus, ini diperkirakan telah merugikan perusahaan sebesar US$5 miliar.

Pada 13 September lalu, saham Samsung anjlok mendekati 7% senilai US$14,3 miliar dan pada 11 Oktober kembali turun sebesar 1,5%. Dengan demikian, perusahaan tersebut tahun ini diprediksi akan kehilangan laba yang cukup besar.●

—Lee Han Seng, Techno BusinessFoto-Foto: Samsung


 

Data Techno Business



logo-samsungSamsung merupakan perusahaan konglomerasi asal Korea Selatan yang berkantor pusat di Samsung Town, Seoul. Semula perusahaan ini didirikan sebagai perusahaan dagang oleh Lee Byung-chul pada 1 Maret 1938. Lalu, tiga decade lebih perusahaan ini menjelma menjadi produsen makanan, tekstil, penyedia asuransi, sekuritas, dan ritel. Kini, bahkan Samsung dikenal sebagai raja ponsel pintar mengalahkan penguasa-penguasa Nokia dan Apple.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here