Connect with us

And Others

Samsung Kehilangan 3 Triliun Won Akibat Galaxy Note7

Published

on

  • Samsung Electronics Co. Ltd. berpotensi kehilangan laba operasional 3 triliun won pada dua kuartal ke depan akibat penghentian produk gagal Galaxy Note7.
  • “Perusahaan merilis perkiraan ini untuk menginformasikan kepada pasar tentang dampak dari penghentian Galaxy Note7.”

 

galaxy-note7-1SEOUL – Samsung Electronics Co. Ltd., produsen elektronik yang kini memimpin pasar ponsel di seluruh dunia, memperkirakan akan kehilangan laba operasional dalam dua kuartal ke depan sebesar 3 triliun won. Rinciannya, potensi laba yang hilang pada kuartal keempat 2016 ini adalah sebesar 2 triliun won, sedangkan 1 triliun wonnya akan terjadi pada kuartal pertama 2017.

galaxy-note7-2Potensi laba operasional yang hilang itu diakibatkan kegagalan produk terbarunya, Galaxy Note7. Produk tersebut terpaksa dihentikan karena banyaknya kasus baterai yang meledak. Perusahaan merilis perkiraan tersebut untuk menginformasikan kepada pasar mengenai dampak dari kasus tersebut.

“Ke depan, Samsung Electronics berencana untuk menormalkan bisnis mobile dengan memperluas penjualan model andalannya seperti Galaxy S7 dan Galaxy S7 Edge,” ungkap manajemen dalam penjelasannya. “Selain itu, perusahaan akan fokus pada peningkatan keamanan produk bagi konsumen dengan membuat perubahan signifikan dalam proses jaminan kualitas.”●

—Lee Han Seng, Techno BusinessFoto-Foto: Samsung

 


Data Techno Business

Advertisement

logo-samsungSamsung merupakan perusahaan konglomerasi asal Korea Selatan yang berkantor pusat di Samsung Town, Seoul.Semula perusahaan ini didirikan sebagai perusahaan dagang oleh Lee Byung-chul pada 1 Maret 1938. Lalu, tiga decade lebih perusahaan ini menjelma menjadi produsen makanan, tekstil, penyedia asuransi, sekuritas, dan ritel. Kini, bahkan Samsung dikenal sebagai raja ponsel pintar mengalahkan penguasa-penguasa Nokia dan Apple.