Demi menghasilkan penelitian berbasis bukti, Good Doctor Technology Indonesia dan Ikatan Dokter Indonesia menjalin kolaborasi.  

Jakarta, TechnoBusiness ID Demi menghasilkan penelitian berbasis bukti (real world evidence-based research) dalam bidang kesehatan, Good Doctor Technology Indonesia dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) berkolaborasi.

Baca Juga: Alodokter Raup Pendanaan Seri C Senilai US$33 Juta 

Kesepakatan kerja sama antara Good Doctor yang merupakan perusahaan teknologi kesehatan dengan asosiasi dokter itu ditandatangani bertepatan dengan Hari Dokter Nasional di Jakarta, Kamis (24/10).


Penelitian yang dihasilkan dapat membantu membuat keputusan klinis terbaik.

“Kemitraan ini merupakan kolaborasi dan kepercayaan terhadap masa depan industri layanan kesehatan,” kata Ketua Pengurus Besar IDI dr. Daeng Faqih, SH, MH.

“Yang diikuti oleh meningkatnya inovasi teknologi yang dapat mendukung penelitian berbasis bukti,” lanjutnya.

IDI berharap kerja sama itu akan meningkatkan hasil penelitian sehingga dapat mempercepat tindakan pencegahan, pengobatan, dan perawatan medis.



Baca Juga: Pascaakuisisi GoPay, Ini Strategi Baru PayPal

Wakil Ketua Bidang Riset dan Publikasi Ilmiah IDI dr. Ahmad Hidayat menambahkan bahwa penelitian yang dihasilkan dapat membantu para praktisi kesehatan membuat keputusan klinis terbaik.

“Sebagai salah satu entitas dalam dunia layanan kesehatan digital, kami menyadari pentingnya kolaborasi strategis dengan IDI untuk mencapai visi kami dalam mencapai ‘One Doctor for One Family’ di Indonesia,” ungkap dr. Adhiatma Gunawan, Head of Medical Management Good Doctor.

Untuk diketahui, Good Doctor didirikan tahun ini atas patungan (joint venture) antara Ping An Good Doctor asal China dengan perusahaan superapp Grab yang berpusat di Singapura.

—Anwar Ibrahim, TechnoBusiness ID ● Foto: GDTI

 

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here