Penjualan semikonduktor global terpengaruh oleh pandemi Covid 19?

Penjualan semikonduktor global pada Februari lalu turun, tapi masih lebih besar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Washington, TechnoBusiness InsightsNilai penjualan semikonduktor global pada Februari lalu tercatat sebesar US$34,5 miliar, turun 2,4% dari bulan sebelumnya.

Baca Juga: Penjualan Semikonduktor Global Turun 15,9%

Namun, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (sebesar US$32,9 miliar), penjualan semikonduktor global per Februari masih 5,0% lebih besar.

Data itu dikompilasi oleh Semiconductor Industry Association dari World Semiconductor Trade Statistics dan dipublikasi pada Jumat (3/4).

Baca Juga: Penjualan Semikonduktor Global Meningkat 24% Setahun

“Penjualan semikonduktor global pada Februari secara keseluruhan solid, melampaui penjualan pada Februari tahun lalu,” ungkap Presiden dan CEO Semiconductor Industry Association John Neuffer.


Sayangnya, permintaan dari China merosot secara signifikan dari bulan ke bulan. Dampak pandemi Covid 19 secara maksimal pun belum dapat diketahui.

Baca Juga: Pertumbuhan Bisnis Cloud Mulai Dikhawatirkan, Ini Sebabnya

Padahal, kata Neuffer, “Semikonduktor menopang ekonomi, infrastruktur, dan keamanan nasional kita. Mereka adalah jantung dari banyak teknologi canggih.”

Penjualan semikonduktor—yang di antaranya transistor, dioda, mikroprosesor, sel surya—di tingkat regional seperti Jepang dari bulan ke bulan naik 6,9% dan Eropa naik 2,4%.

Baca Juga: Nodeflux Mulai Arahkan Teknologinya untuk Perbankan

Tapi, di Asia Pasifik dan Amerika mengalami tren penurunan. Di Asia Pasifik tercatat -1,2%, Amerika -2,4%, dan China -7,5%.

Walau, dari tahun ke tahun, penjualan semikonduktor di Amerika naik 14,2%, Jepang 7,0%, dan China naik 5,5%. Di Asia Pasifik -0,1% dan Eropa -1,8%.

Teks: TechnoBusiness Insights

Data: Semiconductor Industry Association

Foto: Pixabay


LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here