Samsung dan Apple memang berkompetisi, tapi “di belakang layar” mereka saling membantu.

Seoul, TechnoBusiness ● Pendapatan Samsung Electronics Co. Ltd. (KRX: 005930), produsen elektronik asal Korea Selatan, per kuartal pertama 2019 anjlok dan tidak mencapai perkiraan semula.

Menurut Revinitive SmartEstimate seperti dikutip Reuters hari ini, Samsung diperkirakan hanya membukukan penjualan senilai 53,7 triliun won, lebih kecil dibanding 60,6 triliun won setahun lalu.

Baca Juga: Indonetwork.co.id dan TechnoBusiness Media Jalin Kerja Sama

Alhasil, laba operasional yang berhasil dikumpulkan selama satu periode kuartalan tercatat sebesar 7,2 triliun won, tidak sampai 50%-nya dari periode setahun lalu yang mencapai 15,6 triliun won.

Anjloknya pendapatan dan laba operasional itu dipicu oleh menumpuknya stok cip memori dan melemahnya kinerja bisnis panel display.

Baca Juga: Mengapa Industri Startup Australia Tak Seagresif di Indonesia?

“Penjualan iPhone dari Apple yang buruk mengganggu profitabilitas Samsung,” ungkap Lee Won-sik, analis dari Shinyoung Securities, kepada Reuters.

DRAMeXchange mencatat harga cip DRAM pada kuartal pertama turun lebih dari 20%. Daiwan Securities memperkirakan divisi panel display Samsung akan rugi operasional hingga 620 miliar won.●

—Lee Han Seng, TechnoBusiness ● Foto: Samsung