Danadidik dan BPR Mutl Arthanusa berkolaborasi untuk mengedukasi pasar generasi milenial.

Danadidik dan BPR Multi Arthanusa Group bersinergi secara bersama-sama untuk mengedukasi pasar generasi muda.

Jakarta, TechnoBusiness ID • Danadidik dan BPR Multi Arthanusa Group menjalin sinergi untuk mengedukasi pasar secara bersama-sama melalui webinar bertema “Millenials Must Know: The Hidden Things About Banking Secret!”

Baca Juga: Sekarang Pembuatan Foto Paspor Bisa Dilakukan di Rumah

Danadidik merupakan platform fintech yang menyediakan pinjaman dana pendidikan yang berbasis di Jakarta, sedangkan BPR Multi Arthanusa Group adalah jaringan bank perkreditan rakyat yang tersebar di beberapa daerah seperti Temanggung (Jateng) dan Tabanan (Bali).

Dalam webinar tersebut Stevan Adri Santoso, Komisaris Utama BPR Multi Arthanusa Group, mengatakan jika ingin menjadi generasi milenial yang membangun kompetensi jangka panjang, ikutilah teknologi yang menjawab kebutuhan.

Baca Juga: Mobil Volvo Sepenuhnya Bertenaga Listrik pada 2030

“Misalkan dalam bidang perbankan kita butuh fintech yang menyediakan fasilitas untuk anak muda yang kekurangan dana edukasi,” ujar Stevan.


Tapi, sebaiknya pinjaman baik melalui fintech maupun perbankan dicicil tepat waktu agar rekam jejak peminjam baik.

Rizky Jonathan, VP for Sales and Business Development Danadidik, menjelaskan bahwa ke depan fintech dan bank bukan untuk bersaing, melainkan untuk bersinergi. “Hal apa pun dari fintech dan bank dapat diselaraskan,” ujarnya.


Danadidik dan BPR Multi Arthanusa Group bersinergi untuk mengedukasi pasar pendidikan.

Jeffrey Bahar, Group Deputy CEO Spire Research and Consulting, menjelaskan, fintech hadir sebagai solusi pembiayaan yang selama ini tidak tersentuh oleh lembaga perbankan, termasuk pembiayaan di dunia pendidikan.

Baca Juga: ATM Bitcoin CoinFlip Terima Transaksi Aset Kripto Dogecoin

“Banyak anak kekurangan dana pendidikan tapi tidak bisa mendapatkan pinjaman dari bank karena persyaratan yang lebih detail dan cenderung ribet. Tapi, kehadiran fintech menjadi solusi untuk mengatasinya hal itu,” katanya.


Saking agresifnya pembiayaan fintech belakangan ini, maka lembaga perbankan juga harus berubah—dan bersinergi dengan fintech-fintech yang ada. Sebab, meski memiliki pasar sendiri-sendiri, tapi ke depan keduanya diyakini semakin sulit dibedakan.

—Intan Wulandari, TechnoBusiness ID Foto: Danadidik

 

Tekan “tombol lonceng” di sisi kiri layar Anda untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dari TechnoBusiness lebih cepat. 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TV. Jangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here