Jumlah fintech ilegal yang diblokir Kemkominfo pada 2019 meningkat drastis dibanding tahun sebelumnya.

Jakarta, TechnoBusiness ID ● Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menyatakan telah memblokir sebanyak 4.020 fintech ilegal sepanjang Agustus 2018-Desember 2019.


Baca Juga: 10 Negara Paling Populer Difilmkan Menggunakan Drone

Sama seperti konten negatif, tidak hanya berdasarkan aduan dari masyarakat, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kemkominfo memanfaatkan mesin AIS untuk melacak keberadaan fintech ilegal.

Kemkominfo menjelaskan, selama Agustus-Desember 2018, saluran fintech ilegal yang diblokir berupa 211 website dan 527 aplikasi (Google Play Store dan YouTube). Kalau dijumlah ada sebanyak 738 fintech.

Baca Juga: Toyota Bangun Kota Prototipe Super-Canggih di Gunung Fuji

Pada Januari-Desember 2019, ada 841 website, 1.085 aplikasi (Google Play Store dan YouTube), dan 1.356 aplikasi (platform lain selain Google Play Store) fintech ilegal yang diblokir. Setahun jumlahnya ada 3.282 fintech ilegal yang diblokir.



Untuk diketahui, sejak 2016 Kemkominfo memang merupakan anggota Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi yang dibentuk oleh Otoritas Jasa Keuangan. Satgas bertugas melindungi masyarakat dari maraknya fintech ilegal.

—Vino Darmawan, TechnoBusiness ID ● Foto: Pixabay

 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TVJangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here