Connect with us

TechnoBusiness Opinion

Bank Daerah Tak Boleh ‘Ndeso’ di Era AI

Oleh Achmad Fakhrudin, Senior Vice President PT Multipolar Technology Tbk

Published

on

Oleh Achmad Fakhrudin, Senior Vice President PT Multipolar Technology Tbk

TechnoBusiness Opinion Transformasi Bank Pembangunan Daerah (BPD) memasuki fase baru. Digitalisasi bukan lagi sekadar tren, melainkan menjadi fondasi untuk meningkatkan daya saing dan menghadirkan nilai nyata bagi bisnis maupun masyarakat daerah. Kini, muncul pendekatan baru yang mulai banyak dibicarakan: Agentic AI.

Berbeda dengan AI konvensional yang umumnya berfungsi sebagai alat analitik atau chatbot, Agentic AI mampu bekerja lebih otonom. Teknologi ini tidak hanya menganalisis data, tetapi juga memantau sistem, mengambil keputusan, hingga mengeksekusi tindakan tertentu sesuai parameter yang ditetapkan.

Artinya, AI tidak lagi sekadar memberikan insight, tetapi ikut menjalankan proses bisnis secara lebih cerdas dan efisien. Kemudian, pertanyaannya pun berubah: bukan lagi “Apakah AI diperlukan?”, melainkan “Dari mana memulainya?”

Isu inilah yang menjadi salah satu fokus BPD Forum di Bali, yang diselenggarakan oleh Multipolar Technology bersama Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) yang beranggotakan 27 BPD. Forum ini mengangkat tema “Securing Financial Transformation: Navigating Change, Driving Impact with Agentic AI”.

Advertisement

Diskusi ini sangat relevan dengan “Roadmap Penguatan BPD 2024-2027” yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dalam roadmap itu, transformasi digital dan penguatan tata kelola menjadi dua pilar utama yang perlu dipercepat oleh BPD di tengah persaingan yang kian dinamis.

Agentic AI dapat menjadi akselerator transformasi tersebut. Di sisi operasional, AIOps memungkinkan sistem TI mendeteksi gangguan lebih dini, mengurangi downtime, dan meningkatkan efisiensi operasional. Di sisi keamanan, AI-Driven Security membantu bank merespons ancaman siber lebih cepat dan akurat melalui deteksi anomali real-time.

Sementara dalam pengembangan aplikasi, AI-Powered Testing memungkinkan inovasi digital diluncurkan lebih cepat tanpa mengorbankan kualitas. Dengan pendekatan yang tepat, teknologi ini bukan hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga membuka peluang inovasi layanan baru bagi nasabah.

Karena itu, diskusi tentang Agentic AI seharusnya tidak lagi berhenti pada konsep. Yang lebih penting adalah bagaimana memulai langkah konkret dan terukur. Sebab pada akhirnya, meski berakar di daerah, BPD tetap harus mampu bersaing secara nasional, bahkan global.

Bagaimana menurut Anda? Apakah Agentic AI akan menjadi game changer bagi BPD?

Advertisement

TechnoBusiness, Menara Astra Lt. 25 Unit 25D, Jalan Jend. Sudirman Kav. 5-6, Jakarta 10220, E-mail: editorial@technobusiness.id Copyright © 2017-2026 - TechnoBusiness: Published by PT Pasx Strato International, A Member of Pasxmedia Holding. All Rights Reserved.