Jumlah pengguna 5G di seluruh dunia terus meningkat cepat.

Jumlah pengguna 5G di seluruh dunia sampai akhir tahun ini tercatat sebanyak 220 juta orang, menurut penghitungan Ericsson.  

Jakarta, TechnoBusiness Insights • Ericsson (Nasdaq: ERIC), perusahaan jaringan dan telekomunikasi multinasional yang berpusat di Stockholm, Swedia, memperkirakan jumlah pengguna 5G sampai akhir 2020 mencapai sekitar 220 juta orang.

Baca Juga: Penjualan Ponsel Pintar Global Kuartal 3/2020 Turun 5,7%

Jumlah pengguna 5G sebanyak itu masih kecil jika dibandingkan dengan lebih dari 1 miliar penduduk (15% dari total penduduk) di dunia yang telah terjangkau, memiliki akses, atau tinggal di area dengan teknologi tersebut.

Meski persentase jumlah pengguna 5G masih kecil, laju pengimplementasiannya lebih cepat dibanding generasi-generasi sebelumnya.

Sehingga, pada 2026, sedikitnya 4 dari 10 pelanggan seluler atau 3,5 miliar orang akan tercatat dalam jumlah pengguna 5G; dari 60% penduduk dunia yang telah mendapatkan akses layanan tersebut.

Baca Juga: Pengiriman Ponsel Pintar Global “Rebound” di Akhir Tahun


Di Asia Tenggara dan Oceania, 5G diperkirakan menjadi teknologi terpopuler kedua setelah 4G LTE pada 2026 dengan jumlah pengguna lebih dari 380 juta dan menyumbang 32% dari total pelanggan seluler.


Jumlah pengguna 5G di Asia Tenggara, India, dan Oceania pada 2030 bakal mencatatkan nilai pasar sebesar US$297 miliar.

“Di Asia Tenggara dan Oceania, lalu lintas data seluler terus tumbuh secara stabil dengan laju pertumbuhan tahunan majemuk sebesar 33% selama 2020-2026,” ungkap Head of Ericsson Indonesia Jerry Soper.

Pada 2026, lalu lintas data seluler dunia diperkirakan mencapai 33 GB per bulan per ponsel pintar atau total 32 EG per bulan. Data seluler itu digunakan oleh pengguna untuk berbagai hal seperti video streaming, sports streaming, mobile gaming, smart home, dan lain-lain.

Baca Juga: Tren Bekerja: 74% Karyawan Ogah Kembali ke Kantor

Berdasarkan penghitungan Ericsson, jumlah pengguna 5G bakal mencatatkan nilai pasar sebesar US$297 miliar di Asia Tenggara, India, dan Oceania, dari total US$31 triliun nilai pasar 5G di seluruh dunia pada 2030.

Teks: TechnoBusiness Insights

Data: Ericsson, Desember 2020

Foto: Istimewa

 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TVJangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here