Apple kembali merajai pasar ponsel pintar global, setidaknya satu kuartal akhir 2020.

Apple menunjukkan performanya dan berhasil kembali menjadi raja ponsel pintar global, setidaknya selama kuartal 4/2020.  

California, TechnoBusiness Insights • Sesuai prediksi, pasar ponsel pintar global pada kuartal akhir 2020 benar-benar rebound setelah mencetak pertumbuhan 4,3% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: Pendapatan Facebook 2020 Tumbuh 22% jadi US$85,96 Miliar

Berdasarkan data periset pasar IDC, selama kuartal 4/2020 vendor-vendor mengirimkan produknya ke pasar ponsel pintar global sebanyak 385,9 juta unit. Jumlah itu lebih banyak dibanding 369,9 juta yang dikirimkan pada kuartal 4/2019.

Meski demikian, pengiriman perangkat ke pasar ponsel pintar global selama setahun penuh pada 2020 yang sebanyak 1,29 miliar unit tercatat masih 5,9% lebih rendah dibanding 1,37 miliar unit pada 2019.

Pemulihan pasar ponsel pintar global diyakini kuat sebagai “gairah yang terpendam” selama pandemi COVID-19 ditambah semakin maraknya perangkat berteknologi 5G yang ditawarkan produsen.

Baca Juga: 10 Perusahaan Semikonduktor Terbesar Global 2020


Apple kembali mengambil tahta pasar ponsel pintar global pada kuartal 4/2020.

%title

 

Saat ini, menurut Research Director IDC Worldwide Quaterly Mobile Phone Tracker Nabila Popal, vendor tampaknya lebih siap untuk menghadapi lockdown kedua.

“Mereka pun telah memastikan memiliki saluran yang tepat untuk tetap bisa memenuhi pasar,” kata Popal.

Yang menarik, Apple dengan perangkat andalan iPhone-nya tiba-tiba kembali mengambil tahta pasar ponsel pintar global pada kuartal 4/2020. Berbekal kesuksesan peluncuran iPhone 12, Apple mampu menguasai 23,4% pangsa pasar ponsel pintar global.

%title

 

Samsung, sang pemimpin pasar sebelumnya, tergeser ke posisi kedua. Sebab, selama kuartal 4/2020, vendor asal Korea Selatan itu hanya mengirimkan 73,9 juta unit, kalah dengan Apple yang mengirimkan 90,1 juta unit.


Baca Juga: Pendanaan Startup Kesehatan Global 2020 Cetak Rekor

Sementara itu, yang tak kalah mengejutkan, runner up market leader Huawei justru anjlok ke urutan nomor 5 di bawah dua rekan senegaranya Xiaomi dan Oppo. Selama satu kuartal, Huawei hanya mengapalkan 32,3 juta unit ke pasar ponsel pintar global.


Penurunan itu sebetulnya sudah bisa ditebak, karena Huawei terhambat oleh sanksi dagang dari Amerika Serikat, tapi tak ada yang menyangka bakal anjlok sedalam itu. Bahkan, dibanding kuartal 4/2019, pengiriman Huawei merosot 42,4%.

Begitulah gambaran pertarungan di pasar ponsel pintar global saat ini. Tidak ada satu pun merek yang aman dari posisinya, bahkan untuk pemimpin pasar sekaligus. Karena itu, dibutuhkan strategi pintar untuk menguasai pasar ponsel pintar global.•

Teks: TechnoBusiness Insights

Data: IDC, Januari 2021

Foto: Pixabay

 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TV. Jangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here