Perusahaan semikonduktor terbesar global adalah Intel.

Inilah 10 perusahaan semikonduktor terbesar di dunia berdasarkan pendapatan yang diperolehnya sepanjang 2020.

Connecticut, TechnoBusiness Insights • Gartner, Inc. (NYSE: IT), perusahaan riset pasar yang berbasis di Stamford, Connecticut, Amerika Serikat, menyatakan pendapatan semikonduktor global 2020 naik 7,3%.

Baca Juga: Pendanaan Startup Kesehatan Global 2020 Cetak Rekor

Kenaikan itu menjadikan perusahaan-perusahaan semikonduktor di seluruh dunia membukukan pendapatan sebesar US$449,8 miliar.

Meski begitu, melihat data yang disampaikan Gartner, kenaikan tersebut tidak terlalu berarti mengingat pendapatan semikonduktor global pada 2019 anjlok 12%.

Artinya, pendapatan semikonduktor di seluruh dunia pada 2020 mulai rebound. Tapi, tidak bisa maksimal karena pandemi telah mengganggu lini produksi pemanufaktur akhir.

Baca Juga: Pasar Wearable Global 2021 Bakal Bernilai US$81,5 Miliar


“Industri otomotif dan beberapa area pasar terpukul oleh berkurangnya pengeluaran konsumen dan perusahaan,” ungkap SVP Gartner Andrew Norwood belum lama ini.

Meskipun, pembatasan aktivitas telah meningkatkan pola bekerja dari rumah, belajar online, dan setiap perusahaan yang memfasilitasinya “ketiban berkah”.

%title

Permintaan server yang kuat dari pelanggan hyperscale dan perangkat PC dari perusahaan dan konsumen telah mendongkrak pertumbuhan pada CPU, flash NAND, dan DRAM.


Berdasarkan data Gartner, Intel berhasil mempertahankan posisinya sebagai perusahaan semikonduktor terbesar global berdasarkan pendapatan pada 2020.

Baca Juga: Nilai Penjualan E-commerce Global 2021 Dekati US$5 Triliun

Perusahaan semikonduktor terbesar global berikutnya adalah Samsung Electronics, SK Hynix, Micron Technology, Qualcomm, Broadcom, Texas Instruments, Mediatek, Kioxia, dan Nvidia.

Daftar 10 perusahaan semikonduktor terbesar global 2020 secara lengkap dapat dilihat pada tabel.

Teks: TechnoBusiness Insights

Data: Gartner, Januari 2021

Foto: Pixabay

 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TV. Jangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here