Pasar printer industri Indonesia terpengaruh pandemi.

Pasar printer industri Indonesia pada 2020 menurun cukup dalam karena pandemi COVID-19. 

Jakarta, TechnoBusiness Insights • Pasar printer industri Indonesia pada 2020 anjlok hampir setengahnya jika dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya.

Baca Juga: Seperti Apa Tren Pengguna TikTok di Indonesia Saat Ramadan?

Menurut data IDC Worldwide Quarterly Industrial Printer Tracker, kombinasi dari semua pasar printer industri Indonesia tahun lalu merosot hingga 45,3% dibanding tahun sebelumnya.

“Penurunan ini menunjukkan dampak COVID-19 yang sangat dalam,” kata Muhammad Faris Latief, IPDS Market Analyst di IDC Indonesia, dalam siaran persnya, Selasa (6/4).


Baca Juga: Nilai Pasar OTT Indonesia akan Melesat ke US$4,45 Miliar

Computer Aided Design (CAD) atau printer teknikal menjadi kategori pasar printer industri Indonesia yang paling tertekan hingga turun 65% selama pandemi akibat perusahaan-perusahaan membatasi investasi peralatan baru.



Di pasar printer Grafik, penurunan tercatat lebih rendah tapi tetap lumayan besar, yakni sebesar 36,4%. Di pasar pengguna akhir, volume cetaknya juga turun lebih dari 50%.

Teks: TechnoBusiness Insights

Data: IDC, April 2021

Foto: HP

 

Tekan “tombol lonceng” di sisi kiri layar Anda untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dari TechnoBusiness lebih cepat. 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TV. Jangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here