Jajaran pendiri dan manajemen Evermos.

Evermos menargetkan memberdayakan hingga 1 juta reseller di Tanah Air dalam jangka lima tahun ke depan.

Jakarta, TechnoBusiness ID Evermos, platform pemberdayaan ekonomi melalui sistem reseller asal Bandung, menargetkan dapat memberdayakan 1 juta reseller dalam lima tahun ke depan.

Baca Juga: ICS Compute, One Stop Solution Layanan Cloud

Dengan cara menggaet reseller sebanyak-banyaknya, Evermos bertekad ingin membangun ekonomi gotong royong yang menguntungkan, baik usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), reseller, maupun konsumen.

“Dengan platform ekonomi gotong royong, Evermos bisa membangun sistem ekonomi baru yang lebih setara, inklusif, dan kohesif,” ungkap Ghufron Mustaqim, co-founder Evermos, di Jakarta, Rabu (16/6).

Baca Juga: LVMH dan Google Kembangkan Solusi AI Berbasis Cloud

Meski target itu tampak ambisius, karena saat ini baru memiliki 75.000 reseller aktif yang tersebar di 504 kota/kabupaten di seluruh Indonesia, Evermos optimistis dapat mencapainya.




Untuk mencapai target itu, Evermos yang sudah bekerja sama dengan 500 merek lokal terus membuka kesempatan kepada siapa pun, terutama ibu-ibu rumah tangga, untuk menjadi reseller-nya.

Selama 1,5 tahun terakhir, Evermos juga menghabiskan 12.000 jam untuk melatih para reseller yang telah bergabung. Hasilnya, kata Ghufron, 20% reseller Evermos dapat memperoleh penghasilan Rp2,5 juta per bulan.

Baca Juga: Virgin Hotels Kembangkan Aplikasi Serba Nirkontak

Walau begitu, Nuruddin Al Fithroh, Chief of Reseller Experience Evermos, tak memungkiri bahwa memperluas dampak sosial Evermos tidaklah mudah.



“Kami selalu memikirkan bagaimana Evermos dapat memberdayakan 1 juta reseller dengan pendapatan di atas rata-rata upah minium regional,” kata nya.

Sebagai platform socio-commerce yang potensial, Evermos yang didirikan oleh Arip Tirta, Ghufron Mustaqim, Iqbal Muslimin, dan Ilham Taufiq pada 1 November 2018 itu pun telah mengantongi pendanaan seri A.

Baca Juga: Relaksasi Kredit Astra Financial Mencapai Rp31 Triliun

Pendanaan senilai US$8,25 juta itu diperoleh Evermos dari Shunwei Capital dan Alpha JWC Ventures yang dipimpin oleh Jungle Ventures pada Desember 2019.


Karissa Adelaide, investment associate dari Jungle Ventures, menilai Evermos memiliki potensi pasar yang besar, para pendiri yang tangguh, dan model bisnis yang menarik. “Makanya, kami berinvestasi di Evermos,” katanya.

—Purjono Agus Suhendro, TechnoBusiness ID Foto: Evermos



Tekan “tombol lonceng” di sisi kiri layar Anda untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dari TechnoBusiness lebih cepat. 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TV. Jangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here