Reckitt Benckiser menggandeng Avana untuk menjalankan program social commerce.

Produsen Dettol, Reckitt Benckiser, menggandeng Avana untuk mengadopsi social commerce.

Jakarta, TechnoBusiness ID Reckitt Benckiser Group Plc (LON: RKT), produsen fast moving consumer goods global asal Slough, Inggris, menggandeng pengembang platform Avana untuk mengadopsi social commerce.

Baca Juga: Jumlah Pengguna Facebook Kuartal 2/2021 Capai 2,9 Miliar

Melalui platform tersebut, Reckitt Benckiser meluncurkan program Extra Cuan di Indonesia sebagai upaya memberdayakan mitra kecil menjadi reseller resminya dengan skema bisnis yang mudah dan menguntungkan.


Adopsi social commerce dinilai menjadi strategi pemasaran terbaik bagi Reckitt Benckiser, yang menaungi banyak merek termasuk Dettol, karena dapat mendekatkan merek dengan konsumen secara mudah.

Baca Juga: Jumlah Pelanggan J&T Express di Indonesia Capai 100 Juta

Apalagi, penetrasi penggunaan media sosial di Indonesia cukup tinggi, yang menurut agensi marketing dan manajemen media sosial We Are Social dan Hootsuite mencapai 62% dari total populasi tahun ini.




“Reckitt Benckiser berkomitmen menciptakan produk nutrisi, kesehatan, dan kebersihan berkualitas tinggi dengan cara terbaik untuk menjangkau konsumen,” kata Othniel Tambunan, e-Business Development Manager Reckitt Benckiser.

Baca Juga: Jumlah Member Afiliasi Jakmall Capai 10.000 Orang

Perusahaan tersebut memanfaatkan adopsi social commerce melalui platform Avana yang sudah dilengkapi dengan fitur-fitur penjualan. Dalam program Extra Cuan, mitra-mitra kecil dapat memperoleh penghasilan tambahan sekaligus.


CEO Avana Luqman Adris pun menyatakan senang perusahaannya digandeng Reckitt Benckiser. “Avana sangat senang dapat menjadi support system untuk Reckitt Benckiser di bidang social commerce,” katanya.

—Purjono Agus Suhendro, TechnoBusiness ID Foto: Reckit Benckiser


LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here