Connect with us

ICT

Multipolar Technology Tawarkan Teknologi Hyper-Converged Terintegrasi

Published

on

  • Infrastruktur pusat data yang berjalan sendiri-sendiri sudah tidak efektif dan Multipolar Technology menjawabnya dengan menawarkan teknologi HPE Hyper-Converged.
  • Penggunaan teknologi terintegrasi itu menjadi lebih efektif dan efisien dalam pengelolaannya.

 

JAKARTA – Pengelolaan infrastruktur pusat data (data center) yang saling terpisah satu sama lain saat ini dirasakan sudah tak efektif. Sebab, infrastruktur yang silo, di mana fungsi Compute, Storage, dan Network, akan menyulitkan pengelolaannya.

Karena itu, PT Multipolar Technology Tbk., perusahaan pengintegrasi sistem teknologi informasi yang berdiri di Indonesia sejak 1975, menawarkan solusi HPE Hyper-Converged. Solusi itu untuk mengintegrasikan fungsi Compute, Storage, dan Network dalam satu perangkat sehingga lebih efektif dan efisien.

Dengan teknologi hyper-converged, kebutuhan infrastruktur komputasi virtual dalam bentuk appliance menjadi lebih cepat, lincah, tidak kompleks, dan lebih hemat. Pada teknologi ini, selain menghemat ruang penyimpanan, kabel, pendingin, dan listrik, pengaturan sumber daya melalui aplikasi juga lebih memudahkan pengoperasiannya.

 

Advertisement

Solusi itu untuk mengintegrasikan fungsi Compute, Storage, dan Network dalam satu perangkat sehingga lebih efektif dan efisien.

 

Dalam seminar “Hyper-Converged: The Data Center Has Evolved, Has Your Infrastructure Kept Up?” di Fairmont Hotel, Jakarta, Kamis (1/3), Multipolar menyatakan telah mengolaborasikan solusi HPE Hyper-Converged-nya itu dengan Vmware NSX, F5 LTM (Load Traffic Manager), dan F5 GTM (Global Traffic Manager).

VMware NSX dalam hyper-converged mendukung integrasi layanan switching, routing, dan upper-layer menjadi sebuah platform aplikasi dan jaringan. Platform virtualisasinya pun menawarkan beragam keunggulan, seperti provisi terotomatisasi, kemampuan menambah atau mengubah workload, scale-out firewalling yang terdistribusi di setiap hypervisor, dan mampu terintegrasi ke platform.

Tidak hanya itu, platform NSX yang sarat fitur keamanan sanggup merampingkan operasi keamanan di software-defined pusat data. Dengan demikian, teknologi hyper-converged diyakini semakin menyederhanakan proses teknologi informasi dalam satu organisasi.**

Anwar Ibrahim, TechnoBusiness IndonesiaFoto-Foto: Multipolar Technology

Advertisement