Sheldon Adelson, pendiri dan CEO Las Vegas Sands Corporation.

Pendiri pusat judi Las Vegas Sands Sheldon Adelson meninggal dunia pada usia 87 tahun.

California, TechnoBusiness US • Pendiri sekaligus CEO Las Vegas Sands Corporation (NYSE: LVS), jaringan pusat judi dan resor terbesar di dunia, meninggal dunia pada Senin (11/1) malam.

Meninggalnya Sheldon Adelson itu disampaikan oleh manajemen Las Vegas Sands keesokan harinya. Menurut mereka, Adelson meninggal di usia 87 tahun setelah menderita penyakit Limfoma non-Hodgkin.

Baca Juga: John D. Harris II Masuk Jajaran Dewan Direksi Cisco

Limfoma non-Hodgkin yaitu penyakit kanker yang menjalar ke sistem limfatik (lymphatic system), sirkulasi sekunder yang berfungsi untuk mengalirkan limfa atau getah bening di dalam tubuh.

Di ranah bisnis, Sheldon Adelson tercatat sebagai salah satu entrepreneur global yang sukses dari bawah. Ia lahir dari keluarga imigran dan dibesarkan di daerah miskin di Boston.

Sewaktu remaja Sheldon Adelson pernah menjadi penjual koran di sudut jalan. Karena latar belakangnya itu, tidak ada yang menyangka ia akan menjadi pengusaha besar dengan jaringan bisnis pusat judi dan resor termegah sejagat.


Baca Juga: Hary Tanoesoedibjo Pimpin Langsung MNC Media


Selain di Paradise, Las Vegas, Nevada, tempat didirikan pertama kali, Las Vegas Sands milik Adelson kini berkembang menjadi pusat judi dan resor terintegrasi di banyak kota besar di dunia, termasuk Sands Macao (Makau) dan Marina Bay Sands (Singapura).

Sewaktu remaja Sheldon Adelson pernah menjadi penjual koran di sudut jalan.

Di internal perusahaan, Sheldon Adelson sering kali mengatakan bahwa “Ia adalah anggota tim nomor satu”. Sejak ia dirikan pada 17 November 1988, Las Vegas Sands telah berkembang hingga mempekerjakan lebih dari 55.000 karyawan.

Di saat banyak perusahaan terimbas pandemi Covid-19, Las Vegas Sands pun tak lepas dari itu. Pendapatannya dalam 12 bulan yang berakhir pada 30 September 2020 tercatat sebesar US$5,97 miliar, turun 56,4% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: Martin Schroeter Ditunjuk IBM untuk Pimpin NewCo

Tapi, manajemen perusahaan menceritakan, Adelson bersikukuh anggota timnya di seluruh dunia tetap menerima gaji dan tunjangan perawatan kesehatan penuh, sekalipun gedung tempat mereka bekerja ditutup.

“Sebenarnya ada banyak cerita tambahan yang tak terhitung tentang kehangatan dan kemurahan hatinya. Tapi, dia tidak pernah cari pengakuan atau publisitas. Acapkali dia hanya menjawab dengan senyuman bila ditanya,” ungkap manajemen Las Vegas Sands.•

—Philips C. Rubin, TechnoBusiness Star • Foto: iGB

 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TVJangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here