TechnoBusiness News
Perusahaan Agritech Rize Raih Pendanaan Seri B Senilai US$31 Juta
Rize telah mengumpulkan pendanaan senilai total US$47 juta.
● Rize menutup putaran pendanaan seri B senilai US$31 juta berupa ekuitas dan pembiayaan utang.
● “Kesuksesan ini lebih dari sekadar pencapaian penting dalam hal pendanaan.”
Jakarta, TechnoBusiness ID ● Rize, perusahaan agritech Asia Tenggara yang didirikan oleh Temasek, 100×100, dan Breaktrough Energy Ventures pada akhir 2022 dengan fokus pengembangan pertanian padi berkelanjutan, hari ini mengumumkan penutupan putaran pendanaan Seri B senilai US$31 juta.
Pendanaan sebesar US$20 juta diperoleh dari The Rockefeller Foundation, Temasek, dan Breaktrough Energy Ventures yang dipimpin oleh BNP Paribas Asset Management Alts, dalam bentuk ekuitas. Sedangkan US$11 jutanya berupa pinjaman utang dari BIDV, Temasek Foundation, dan UOB.
Dengan demikian, sampai saat ini pendanaan yang sudah diperoleh Rize telah mencapai US$47 juta. Menurut Dhruv Sawhney, co-founder dan CEO Rize, dana tersebut akan digunakan untuk perluasan ekspor, pengembangan alat pertanian berbasis AI, inisiatif karbon dan inovasi, serta pertumbuhan organisasi.
“Kesuksesan ini lebih dari sekadar pencapaian penting dalam hal pendanaan. Hal ini merupakan pengakuan atas fondasi yang telah kami bangun, sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa kami siap menciptakan sistem pangan yang lebih terhubung, tangguh, dan berkelanjutan bagi para petani kecil,” ujarnya.
Saat ini, Rize bekerja sama dengan 17.000 petani kecil di Indonesia dan Vietnam dengan lahan kelolaan seluas lebih 50.000 hektare. Perusahaan tersebut didukung oleh 250 anggota tim yang ahli di bidang teknologi dan agronomi serta para staf lapangan.
Alexander Martin-Min, Head of Natural Capital and Impact Investments BNP Paribas Asset Management Alts, menyatakan perusahaannya berinvestasi di Rize karena yakin bahwa penyaluran modal pada platform berkelanjutan dapat menghasilkan manfaat lingkungan yang nyata.●
PURJONO AGUS SUHENDRO/TechnoBusiness ID
