TechnoBusiness News
Baic Foton Asal China Siap Perkuat Pasarnya di Eropa
Baic Foton memimpin penjualan kendaraan niaga di Tiongkok selama 21 tahun berturut-turut.
● Strategi global Baic Foton bertumpu pada konsep “Three Comprehensives”.
● “Salah satu produk yang dikedepankan adalah van listrik Cavan.”
Hannover, TechnoBusiness EU ● Baic Foton, pemanufaktur otomotif asal China, menegaskan strategi penguatan bisnisnya di pasar Eropa melalui ekspansi internasional, pengembangan kendaraan energi baru, teknologi cerdas, serta penguatan operasional lokal. Strategi tersebut disampaikan Executive Vice President Baic Foton Liu Xuguang dalam sesi jumpa pers pada ajang IAA Transportation 2026, Sabtu (19/9) lalu.
Berdiri sejak 1996, Baic Foton kini memiliki lebih dari 30.000 karyawan, 23 pabrik cerdas di China, dan 32 fasilitas manufaktur di luar negeri. Perusahaan mengklaim memimpin penjualan kendaraan niaga di China selama 21 tahun berturut-turut dan menjadi eksportir kendaraan niaga China terbesar selama 15 tahun berturut-turut.
Strategi global Baic Foton bertumpu pada konsep “Three Comprehensives”, yakni internasionalisasi, transformasi menuju energi baru, dan pengembangan teknologi cerdas. Untuk pasar internasional, perusahaan menekankan penyesuaian produk berdasarkan kebutuhan tiap negara, solusi transportasi dan energi terintegrasi, serta kemitraan dengan pelaku lokal.
Dari sisi produk, portofolio Baic Foton mencakup truk heavy-duty dan light-duty, van, pikap, bus, hingga kendaraan khusus. Sistem penggeraknya juga beragam, mulai dari mesin konvensional, baterai listrik, hybrid, hingga hidrogen, dengan Foton, Forland, dan Cavan menyasar segmen pasar yang berbeda.
Khusus Eropa, Baic Foton memprioritaskan teknologi baterai listrik, hybrid, dan hidrogen untuk kebutuhan angkutan barang maupun penumpang. “Salah satu produk yang dikedepankan adalah van listrik Cavan yang menggunakan platform khusus kendaraan listrik baterai untuk mendukung distribusi perkotaan sekaligus mengoptimalkan ruang dan konsumsi energi,” kata Xuguang.
Platform kendaraan energi baru tersebut memungkinkan spesifikasi kendaraan disesuaikan dengan rute, muatan, dan siklus operasional. Dengan pendekatan itu, Baic Foton membidik kebutuhan distribusi perkotaan, distribusi regional, angkutan jarak jauh, hingga layanan penumpang dengan orientasi pada efisiensi armada dan pengurangan emisi operasional.
Di Eropa, Baic Foton saat ini telah beroperasi di hampir 20 pasar melalui lebih dari 300 pusat layanan. Perusahaan berencana memperluas ke pasar-pasar utama Eropa dan menargetkan pembangunan fasilitas perakitan lokal pada 2028, sementara pusat teknis Eropa yang telah beroperasi menangani riset pasar, pengembangan produk, dan dukungan teknis.
Selain kendaraan, Baic Foton juga mengembangkan ekosistem energi dan mobilitas yang mencakup tenaga surya, penyimpanan energi, pengisian daya, layanan vehicle-to-grid, dan pengujian beban. Perusahaan menargetkan sedikitnya 5.000 terminal pengisian daya di Eropa serta menjalin kerja sama dengan mitra lokal dalam leasing kendaraan, manajemen armada, dan kendaraan bekas.
Melalui strategi tersebut, Baic Foton menempatkan lokalisasi sebagai bagian penting dari ekspansi jangka panjang di Eropa. Kombinasi kendaraan energi baru, infrastruktur energi, layanan purnajual, dan kemitraan lokal menjadi fondasi perusahaan untuk membangun kehadiran yang lebih terintegrasi di pasar kendaraan niaga Eropa.●
ABRA MATTHEW/TechnoBusiness EU
