TechnoBusiness News
Tokocrypto Jadi Bursa Perdagangan Aset Kripto Terbesar di Indonesia
Tokocrypto berhasil menjadi bursa perdagangan aset kripto terbesar di Indonesia berdasarkan volume perdagangan yang dicatatkan.
Tokocrypto berhasil menjadi bursa perdagangan aset kripto terbesar di Indonesia berdasarkan volume perdagangan yang dicatatkan.
Published
1 year agoon
Jakarta, TechnoBusiness ID ● Meski bukan yang pertama hadir ke pasar, Tokocrypto berhasil menjadi bursa perdagangan aset kripto terbesar (cryptocurrency exchange) di Indonesia berdasarkan data dari dua pemeringkat industri aset kripto global CoinGecko dan CoinMarketCap.
Baca Juga: Data Center PDG Gunakan Listrik Biomassa dari Cikarang Listrindo
Menurut CoinGecko, Tokocrypto mencatatkan lonjakan volume pangsa pasar dari 23,4% pada awal 2022 menjadi 43% pada Juni lalu. Sementara menurut CoinMarketCap, sepanjang semester 1/2023, volume perdagangan Tokocrypto selalu unggul dibanding kompetitor-kompetitornya.
Walau jumlah penggunanya (sekitar 3 juta pengguna) masih kalah dibanding pionir bursa aset kripto Indonesia Indodax yang memiliki 5,8 juta pengguna, berdasarkan data CoinMarketCap per Kamis (10/8), volume perdagangan Tokocrypto dalam 24 jam mencapai US$11,1 juta, sedangkan Indodax hanya US$5,7 juta.
CEO Tokocrypto Yudhono Rawis mengatakan keberhasilan itu tak lain berkat upaya berkelanjutan dalam memberikan pengalaman terbaik dalam perdagangan aset kripto, termasuk menawarkan lebih dari 317 token. Berdasarkan data CoinMarketCap, jumlah itu lebih banyak daripada yang ditawarkan Indodax sebanyak 273 token.
Baca Juga: Nusantara Data Center & Cloud Summit 2023 Digelar pada 10-12 Agustus
“Dengan banyak pilihan, pengguna dapat secara mudah menyusun portofolio sesuai tujuan investasinya,” katanya. Di samping itu, Tokocrypto juga berhasil membangun strategi bisnis yang kuat, ditandai dengan perolehan profit dalam beberapa bulan terakhir setelah mengarahkan kembali ke bisnis utama.
Tidak hanya itu, belum lama ini Tokocrypto menunjuk Wan Iqbal, seorang anak muda yang berpengalaman dalam dunia pemasaran aset kripto di Asia Tenggara, untuk bergabung dan menduduki posisi sebagai CMO. Penunjukan itu diharapkan dapat memperkuat brand dan menjadikan Tokocrypto lebih agresif.●
–Purjono Agus Suhendro, TechnoBusiness ID ● Foto: TechnoBusiness Photos
Kinerja KAI Logistik pada Bulan Kemerdekaan Naik 20%
Nilai Pasar Etalase Global Dekati US$12,4 Miliar pada 2028
IBM Hadirkan Gen-AI ke Platform ESPN Fantasy Football
IBM to Acquire Accelalpha, Leading Oracle Consultancy
Sony Research and AI Singapore Sign MoU to Conduct Collaborative Research on LLM
85% Pengguna Lebih Suka LLM Tanpa Sensor agar Lebih Bebas
Casio Luncurkan G-Shock Ketiga Bersama Peselancar Kanoa Igarashi
Nilai Penjualan Smartphone di Indonesia Semester 1/2024 Rp48,9 Triliun
PNM Pamerkan Produk-Produk Nasabah Mekaar ke Tokyo Gift Show