• Nilai pasar ritel selama musim liburan akhir tahun ini diperkirakan mencapai US$107,4 miliar.
  • Rakuten Marketing meraup pertumbuhan pendapatan selama periode pesta belanja sebesar 23%.

 

California, TechnoBusiness ● Penjualan tahunan melalui ritel online selama tiga hari dalam rangka menyemarakkan Thanksgiving dan Black Friday di Amerika Serikat tahun ini kembali tumbuh “double digit”.


 

Baca Juga: Strategi Pemasaran Digital melalui Pendekatan Hubungan Manusia

 

Rakuten Marketing, peritel online berbasis di San Mateo, California, yang bernaung di bawah divisi Rakuten Inc. asal Jepang, melaporkan bahwa penjualannya selama tiga hari sejak Rabu (23/11) di Negeri Paman Sam itu tumbuh 23% dibanding tahun lalu.

Angka itu mengantarkan pertumbuhan pendapatan promo Thanksgiving dan Black Friday Rakuten Marketing sebesar 21%. Nilai order rata-rata (average order value) naik 9%.

 

Tren kenaikan itu memberikan harapan yang positif kepada para peritel untuk meraup keuntungan selama musim liburan akhir tahun, yang diperkirakan oleh Adobe bernilai US$107,4 miliar.

Puncak pembelian terjadi pada siang hari. Itu berpengaruh juga pada jumlah klik iklan online seminggu sebelum liburan yang melonjak hingga 154%.

Konsumen lebih banyak membeli ponsel cerdas (smartphone), yang tumbuh 34% dengan nilai rata-rata naik 7% dan menghasilkan pendapatan yang melonjak 43%.

“Perilaku belanja selama liburan berkembang dari tahun ke tahun dan kami terus mengalami pertumbuhan yang luar biasa,” ungkap CEO Rakuten Marketing Tony Zito.



Pekan Thanksgiving dan Black Friday yang dilakukan Rakuten Marketing itu melibatkan lebih dari 35 ritel di Amerika Serikat. Sayangnya, perusahaan tersebut tidak mau membuka perolehannya secara nominal.●

Philips C. Rubin, TechnoBusiness ● Foto-Foto: Rakuten Marketing

 

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here