Pierre Poignant, CEO Lazada Group

Strategi baru Lazada dalam Festival Belanja Online 11.11 tahun ini cukup memanjakan konsumen. Apa saja?

Singapura dan Jakarta, TechnoBusiness ● Lazada, marketplace terkemuka di Asia Tenggara yang berpusat di Singapura, telah menyiapkan strategi baru dalam menyambut Festival Belanja Online 11.11 tahun ini.

Baca Juga: Pascaakuisisi GoPay, Ini Strategi Baru PayPal

Strategi baru Lazada itu dikemas dalam fitur-fitur Shoppertainment lengkap dengan cara mengumpulkan voucher belanja melalui interaksi sosial.

CEO Lazada Group Pierre Poignant mengatakan, Shoppertainment akan menciptakan banyak cara integrasi bagi merek sebagai strategi baru untuk terhubung dengan konsumen.

Strategi baru Lazada itu dikemas dalam fitur-fitur Shoppertainment

“11.11 ini memberikan lebih banyak cara bagi merek dan penjual untuk menjangkau konsumen melalui berbagai format dan kanal baru,” ungkap Poignant di Singapura belum lama ini.

Fitur “Daftar Must-Buy” akan ditampilkan secara livestream gameshow Lazada Guess It! King pada 4 November di enam negara.



Baca Juga: Susunan Kabinet Indonesia Maju Masa Bakti 2019-2024

Konsumen juga memungkinkan membangun dan menjelajahi kota virtual merek-merek di LazMall dengan permainan LazCity Wonderland.

Konsumen Lazada juga bisa mengikuti Stamp Hunt ke toko-toko offline mitra yang menjadi bagian dari strategi baru Lazada dalam memperkenalkan inovasi O2O (offline to online)-nya.

Tidak hanya itu, beberapa merek juga bakal turut serta dalam Super Show Lazada yang bakal disiarkan secara langsung melalui televisi-televisi nasional sebagian negara pada 10 November.

Co-President Lazada Group Jing Yin menambahkan, dalam Festival Belanja Online kali ini Lazada juga baru pertama kali meluncurkan 11 cara yang menyenangkan untuk mengumpulkan voucher bersama keluarga berupa game Group Missions.

Baca Juga: Nadiem jadi Menteri, Ini Pernyataan Resmi Gojek

Ada 11 cara yang menarik untuk meningkatkan peluang dan mendapatkan voucher secara berkelompok, mulai dari menambahkan produk ke troli hingga bermain game seperti Moji-Go.

Yin menjelaskan bahwa game itu dikembangkan Lazada menggunakan basis pengenalan wajah (facial recognition) untuk pertama kalinya. Dalam permainan ini, ada 50 juta macam voucher yang bisa dikumpulkan konsumen.

Strategi Bagus


Strategi baru Lazada itu dinilai oleh Group Deputy CEO Spire Research and Consulting Jeffrey Bahar sebagai strategi yang bagus karena sarat inovasi dan pengalaman baru.

JEFFREY BAHAR
Group Deputy CEO Spire Research and Consulting

Dalam perhelatan akbar yang hampir semua e-commerce melakukan hal serupa, menghadirkan inovasi dan pengalaman baru bagi konsumen amat dibutuhkan.

Baca Juga: Lazada Ganti Logo, Apa Maknanya?

“Dalam discount day seperti Festival Belanja Online atau Hari Belanja Online, semua e-commerce pasti berlomba-lomba memberikan diskon yang besar,” kata Jeffrey kepada TechnoBusiness Indonesia.

Karena itu, memberikan diskon saja tidak cukup. E-commerce-e-commerce harus memberikan strategi baru atau setidaknya daya tarik tambahan yang berbeda tapi kental dengan pengalaman yang disukai konsumen.

“Menurut saya, strategi baru Lazada cukup menarik dan bisa menjadi pendongkrak transaksi belanja. Tetapi, yang namanya dilakukan saat discount day, diskon harus tetap menjadi daya tarik utama. Hadiah merupakan penarik tambahan,” ungkap Jeffrey.

—Michael A. Kheilton (Singapura) dan Intan Wulandari (Jakarta), TechnoBusiness/PRN ● Foto: Lazada

 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TVJangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe“.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here