Tokopedia tarik pendanaan baru hingga US$1,5 miliar sebelum memutuskan untuk masuk bursa saham.

Jakarta, TechnoBusiness ID ● Tokopedia, online marketplace terbesar di Indonesia, berencana tarik pendanaan baru hingga US$1,5 miliar.

Baca Juga: Tokopedia Catatkan Transaksi Rp18,5 Triliun Selama Ramadan

Pendanaan baru itu dilakukan sebelum melakukan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO)—yang juga belum diketahui kapan rencanya.

Tokopedia menargetkan sudah dapat mencetak keuntungan mulai 2020.

Seperti dikabarkan Bloomberg, beberapa investor, termasuk perusahaan internet dari Amerika Serikat, tertarik berkontribusi dalam putaran pendanaan.


Tokopedia tarik pendanaan baru tersebut dan diinginkan berakhir pada kuartal 1/2020.

Baca Juga: Valuasi Tokopedia Diprediksi Mencapai US$7 Miliar



Untuk diketahui, Tokopedia, seperti disampaikan co-founder dan CEO William Tanuwijaya, optimistis membukukan transaksi kotor (gross merchandise value) pada 2019 sebesar Rp222 triliun.

Jumlah itu naik tiga kali lipat dibanding nilai transaksi kotor pada 2018 yang senilai Rp73 triliun.

William dalam satu kesempatan juga menyatakan Tokopedia menargetkan sudah dapat mencetak keuntungan mulai 2020.

Baca Juga: Tokopedia Ajarkan Pemrograman Kepada “Office Boy”-nya

Saat ini, Tokopedia memiliki 6,4 juta penjual, naik dari 5 juta pada 2018. Mayoritas penjual tergolong pedagang usaha kecil menengah.

—Intan Wulandari, TechnoBusiness ID ● Foto: Tokopedia

 

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here