Nilai investasi kota pintar global tahun ini mencapai hampir US$124 miliar, naik 18,9% jika dibanding alokasi 2019.

Massachusetts, TechnoBusiness Insights ● Kesadaran pemerintah untuk membangun kota pintar (smart city) di seluruh dunia kian tumbuh seiring berkembangnya teknologi yang memudahkan.

Baca Juga: Inilah Data Penjualan Ponsel Pintar Global 2019-2021

Karena itu, nilai investasi kota pintar global pun terus naik dari tahun ke tahun. Pada 2020, misalnya, periset pasar IDC memprediksi nilai investasi kota pintar global mencapai hampir US$124 miliar, naik 18,9% dari 2019.

Nilai investasi 100 kota pintar teratas mewakili 29% dari total nilai investasi kota pintar global secara keseluruhan. Hampir 80 kota berinvestasi lebih dari US$100 juta per tahun.

Baca Juga: 10 Merek Paling Bernilai di Dunia 2020

Pada saat yang sama, sekitar 70% peluang datang dari kota-kota yang nilai investasi kota pintarnya menghabiskan US$1 juta per tahun. Tahun lalu, 30% peluang datang dari penggunaan energi dan pembangunan infrastruktur.


Keselamatan publik yang digerakkan oleh data dan alat transportasi pintar masing-masing mewakili sekitar 18% dan 14% dari keseluruhan nilai investasi kota pintar global.

Baca Juga: Pasar Ponsel Bekas Global Bernilai US$67 Miliar

Menurut IDC, Singapura menjadi pencetak nilai investasi kota pintar terbesar pada 2020. Posisi kedua disumbangkan oleh Tokyo yang didorong oleh pesta Olimpiade 2020.

Nilai investasi kota pintar global terbesar ketiga dan keempat ditempati oleh New York dan London. Keempat kota teratas itu mencatatkan nilai investasi kota pintar masing-masing hingga US$1 miliar pada 2020.

Baca Juga: Wow, Jumlah Pengguna Facebook Tembus 2,5 Miliar

“Pemerintah daerah dan kota bekerja keras untuk mengimbangi kemajuan teknologi dan memanfaatkan peluang baru dalam konteks manajemen risiko, harapan publik, dan kebutuhan pendanaan untuk meningkatkan inisiatif,” kata Ruthbea Yesner, Vice President IDC Government Insights and Smart Cities and Communities.

Teks: TechnoBusiness Insights

Data: IDC, Februari 2020

Foto: Pixabay


 

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here