Ken Hu, Rotating Chairman, Huawei, saat menyampaikan laporan keuangan perusahaan pada Rabu (31/3).

Meski harus menghadapi Tahun Pandemi dan sanksi Amerika Serikat, pendapatan Huawei tetap tumbuh positif.

Shenzhen, TechnoBusiness CN • Huawei, perusahaan raksasa teknologi global yang berbasis di Shenzhen, China, sepanjang 2020 berhasil meraih pendapatan sebesar CNY891,4 miliar (US$136,7 miliar).

Baca Juga: TikTok Indonesia Luncurkan Film Pendek Vertikal Pertama

Itu berarti, pendapatan yang diperoleh Huawei sepanjang tahun lalu naik 3,8% dibanding pada 2019, yang diikuti dengan kenaikan laba bersih sebesar 3,2% menjadi CNY64,6 miliar (US$9,9 miliar).


Kinerja yang tumbuh positif itu boleh dibilang cukup mengejutkan karena, selain pandemi telah mengantarkan mayoritas perusahaan berkinerja buruk, Huawei juga mesti menghadapi sanksi dari Amerika Serikat.

Baca Juga: Cantiknya Olivia Burton Lucky Bee Mine Blue Tank Ini

Rupanya, Huawei berhasil memastikan bisnis operatornya di 1.500 jaringan di 170 negara tetap berjalan stabil selama Tahun Pandemi—yang justru membantu kelancaran program kerja jarak jauh dan pembelajaran online.



Tidak hanya itu, Huawei juga mendukung lebih dari 3.000 proyek inovasi 5G di lebih dari 20 industri, termasuk pertambangan batubara, baja, pelabuhan, dan manufaktur. Ditambah bisnis enterprise-nya yang juga baik.

Baca Juga: Tren Penataan Ruang Kantor Berbeda Jauh Pasca-COVID-19


“Selama setahun terakhir kami bertahan kuat menghadapi kesulitan,” kata Ken Hu, Rotating Chairman Huawei, dalam siaran persnya, Rabu (31/3). “Kami terus berinovasi untuk menciptakan nilai bagi pelanggan.”

—Zhang Ju, TechnoBusiness CN Foto: Huawei

 

Tekan “tombol lonceng” di sisi kiri layar Anda untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dari TechnoBusiness lebih cepat. 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TV. Jangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here