Oleh Sarom Mahdi | Konsultan Spire Research and Consulting

Spire Insight ● “Hidup kita dikelilingi oleh iklan” kata ini dirasa cukup tepat untuk menggambarkan bagaimana penetrasi iklan terhadap kehidupan saat ini. Kemanapun memandang, kita akan menemukan iklan dalam berbagai bentuk dan penyajian. Kita bahkan tidak perlu lagi memikirkan apa yang harus kita lakukan dalam hidup, kita hanya perlu duduk santai dan iklan akan memberi tahu kita bagaimana cara menjalani hidup. Mulai dari apa yang harus dipakai, apa yang harus dimakan, kemana harus pergi, apa yang harus kita kendarai, hingga dimana kita harus tinggal. Seluruh aspek kehidupan kita telah diintervensi oleh iklan. Pada dasarnya iklan menanamkan ide ke dalam kepala kita tentang hidup yang ideal dan bagaimana cara kita menjalaninya. Itu lah kekuatan iklan.

Baca Juga: Spire Research and Consulting Memiliki Empat Divisi Riset

Iklan yang baik akan membuat audience ingin menjadi seperti karakter, sosok, atau gambaran apapun yang disajikan oleh iklan. Kemudian tanpa sadar segala kebutuhan dan keinginan kita telah dibangun dan dibentuk oleh iklan. Lebih jauh lagi, iklan yang baik tidak hanya membuat kita membeli produk atau jasa dalam satu atau dua kesempatan, Iklan yang baik akan membuat audience membangun mimpi dan kehidupannya sejalan dengan apa yang digambarkan oleh iklan tersebut. Semua yang ada di dalam iklan adalah ideal; tubuh ideal, rumah ideal, pasangan ideal, kendaraan ideal, keluarga ideal, kehidupan ideal, dan semua berada di dalam dunia yang ideal.

Namun tidak semua pelaku usaha dapat membuat iklan atau merancang strategi beriklan yang baik untuk memasarkan produk atau jasa mereka. Terlebih lagi untuk pelaku usaha kecil dan menengah yang terhalang keterbatasan budget untuk beriklan. Oleh karena itu efektifitas iklan adalah faktor yang harus menjadi prioritas utama. Iklan harus dapat mengkonversi audience menjadi consumer semaksimal mungkin dengan biaya seminimal mungkin. Namun untuk mencapai itu tidaklah mudah, mulai dari konsep, timing, ambassador, sampai pemilihan media. Semua harus ditentukan dengan seksama.

Baca Juga: Menganalisis Nasib Industri Baja Nasional

Seringkali yang menjadi penghalang utama dalam membuat iklan yang bagus dan efektif adalah sebagian besar dari kita merasa mengetahui iklan seperti apa yang paling baik untuk produk atau jasa yang kita tawarkan, kita merasa mengenal siapa target pasar kita, apa yang mereka sukai, apa yang mereka baca atau tonton, bagaimana kebiasan mereka, dan bagaimana mereka akan bereaksi terhadap iklan yang kita luncurkan. Kemudian kita merasa tidak memerlukan lagi evaluasi objektif terhadap iklan yang akan atau yang sudah kita luncurkan. Di sisi lain agensi iklan kadang merasa mampu membuat iklan yang terbaik untuk client-nya, dengan ide kreatif mereka sindiri. Mereka merasa bahwa ide tersebut sudah sempurna dan kemudian mengesampingkan insight dan evaluasi objektif terhadap hasil kerja mereka. Hal ini lah yang menghalangi kita untuk mendapatkan evaluasi atau insight dari sudut pandang target. percayalah bahwa tidak ada yang cukup pintar untuk dapat menilai sebuah iklan dari sudut pandang audience.