WeLab beroperasi di Hong Kong, China Daratan, dan Indonesia, tiga pasar paling potensial di Asia.

WeLab berhasil meraih pendanaan Seri C-1 tahap awal senilai US$75 juta dari sejumlah investor yang dipimpin Allianz X.  

Hong Kong, TechnoBusiness HK • WeLab, perusahaan teknologi finansial (fintech) Asia yang berpusat di Hong Kong, pada Selasa (9/2) mengumumkan telah berhasil menyelesaikan babak pendanaan Seri C-1 tahap awal senilai US$75 juta.

Baca Juga: Maucash dan Restock Kolaborasi Targetkan Danai Rp500 Miliar

Babak pendanaan baru itu diperoleh dari beberapa investor yang dipimpin oleh Allianz X. Allianz X merupakan anak usaha perusahaan asuransi dan pengelola aset global Allianz Group, Jerman, yang bergerak di sektor investasi digital.

WeLab didirikan pada 2013 dan sejak itu telah mengantongi pendanaan strategis senilai lebih dari US$600 juta dari sejumlah investor terkemuka di dunia. Pendanaan terbaru akan digunakan untuk mempercepat pertumbuhan pasar di pan-Asia.

Saat ini, WeLab beroperasi di tiga pasar yang amat berkembang, yakni di Hong Kong, China Daratan, dan Indonesia. Di pasar-pasar tersebut, WeLab menawarkan layanan jasa keuangan dan pembiayaan konsumen secara digital yang secara akumulatif mencatatkan 50 juta pengguna.


Baca Juga: 50% Keputusan Kredit Perbankan Tahun Ini Libatkan Fintech


Di Hong Kong, WeLab memiliki bank digital WeLab Bank dan layanan pinjaman online WeLend yang pada 2020 tumbuh 70%. Sementara di China, WeLab menjadi solusi pembiayaan perusahaan yang berhasil melipatgandakan dari 300 menjadi 600 mitra.


WeLab beroperasi di pasar yang skala pasar total jasa keuangannya bernilai US$3 triliun setahun.

Di Indonesia, WeLab menggarap pasar melalui PT Astra Welab Digital Arta (Maucash), fintech pinjaman online hasil kolaborasi dengan PT Sedaya Multi Investama, anak perusahaan PT Astra International Tbk. (IDX: ASII). Maucash mencetak pertumbuhan pengguna hingga enam kali lipat setahun.

WeLab beroperasi di pasar potensial Asia yang memiliki skala pasar total (total addressable market) jasa keuangannya bernilai US$3 triliun setahun. “Kami gembira menyambut Allianz sebagai investor dan mitra strategis WeLab Group,” kata Simon Loong, pendiri dan Group CEO WeLab.


Baca Juga: 4 dari 5 Perusahaan Fintech di Asia Tenggara Siap Ekspansi

Allianz X bersama investor lama bersedia mengucurkan pendanaan Seri C-1 karena WeLab mampu tumbuh dengan baik. Nazim Cetin, CEO Allianz X, mengatakan dalam waktu singkat WeLab telah membangun sarana unggulan jasa keuangan digital di Asia.

“Asia termasuk pasar yang paling dinamis di dunia untuk sektor pengelolaan aset dan perbankan,” ungkap Desmond Ng, Head of Asia Pacific Allianz Global Investors. “Hong Kong, khususnya, adalah pasar penting bagi kami.”

—Abra Matthew, TechnoBusiness HK Foto: WeLab

 

Tekan “tombol lonceng” di sisi kiri layar Anda untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dari TechnoBusiness lebih cepat. 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TV. Jangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here