Volocopter, salah satu helikopter listrik yang berhasil dikembangkan di dunia.

Pasar helikopter listrik global diyakini bakal tumbuh pesat seiring tren penggunaan kendaraan yang ramah lingkungan.

California, TechnoBusiness Insights • Di saat banyak perusahaan otomotif saling berlomba untuk mengembangkan taksi listrik, tidak sedikit pula perusahaan yang menciptakan taksi listrik udara alias helikopter listrik.

Baca Juga: LG Electronics Pertimbangkan Tutup Unit Bisnis Ponselnya

Sebagaimana helikopter pada umumnya, helikopter listrik dapat lepas landas dan mendarat secara vertikal. Di industri penerbangan, helikopter listrik termasuk kategori electric vertical take-off and landing (eVTOL).

Berdasarkan proyeksi IDTechEx Research, firma riset pasar asal Cambridge, Inggris, pasar helikopter listrik global akan tumbuh menjadi US$14,7 miliar pada 2041 seiring tren penggunaan kendaraan ramah lingkungan.

Saat ini, produsen teknologi dan otomotif seperti Toyota, Hyundai, Geely, Stellantis, Daimler, dan lainnya tengah giat mendukung atau mengembangkan sendiri helikopter listrik.

Baca Juga: Asuransi Online Hario Tawarkan Premi yang Lebih Murah


Pada Januari 2020, Toyota yang merupakan rajanya otomotif di Asia asal Jepang, berinvestasi hampir US$400 juta pada startup helikopter listrik Joby Aviation, Amerika Serikat, dalam putaran pendanaan sebesar US$590 juta.

Analisis biaya perjalanan menggunakan helikopter listrik antara 2021-2041.

Baillie Gifford asal Inggris, selain menjadi investor awal produsen mobil listrik Tesla, juga menginvestasikan US$35 juta ke perusahaan pengembangan helikopter listrik yang berbasis di Jerman, Lilium.

Perusahaan-perusahaan lain yang mengembangkan helikopter listrik, antara lain Volocopter, EHang, SkyDrive, Vertical Aerospace, Jaunt Air Mobility, Archer Aviation, dan Beta Technologies.



Baca Juga: Seperti Apa Tren Pengguna TikTok di Indonesia Saat Ramadan?

Tapi, produsen-produsen pesawat dan helikopter konvesional di dunia tak tinggal diam. Mereka juga tak mau kalah dengan mengembangkan helikopter listrik serupa.

Seperti dilaporkan Business Pursuit, pemasok mesin pesawat seperti Raytheon, GE, Safran, Rolls-Royce, dan Honeywell pun bersaing untuk berinvestasi dalam pengembangan helikopter listrik.

Teks: TechnoBusiness Insights

Data: IDTechEX Research, Maret 2021

Foto: Volocopter


Tekan “tombol lonceng” di sisi kiri layar Anda untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dari TechnoBusiness lebih cepat. 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TV. Jangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here