Perilaku belanja anak-anak di Indonesia mulai terpengaruh oleh iklan digital.

Jakarta, TechnoBusiness Insights ● Percaya atau tidak, perilaku belanja anak-anak di Indonesia mulai terpengaruh oleh iklan digital yang kian masif.

Baca Juga: E-commerce Indonesia Tumbuh di Atas Rata-Rata Global

TotallyAwesome dalam riset terbarunya mengungkapkan bahwa memang benar jika perilaku belanja anak-anak di Indonesia telah dipengaruhi oleh iklan digital.

Saat ini 87% anak Indonesia sudah lebih memilih internet dibanding televisi.

Perusahaan media digital anak milik SuperAwesome dan Inspire Ventures yang berpusat di Singapura tersebut menyebut sekitar 37% anak Indonesia membeli produk dengan uang saku pribadi.

Perilaku belanja anak-anak semacam itu naik 4% dibanding tahun lalu yang tercatat sebanyak 33%.

Baca Juga: 61% Pembayaran “Mobile” Dunia Terjadi di Asia


Pengaruh anak-anak terhadap keputusan pembelian oleh orang tua meningkat. Sebanyak 87% orang tua membeli produk yang dilihat anak mereka di iklan digital atau iklan online.

Lebih dari 52% anak-anak, yang dalam survei rata-rata mendapatkan uang saku Rp796.623 per bulan, membeli produk dengan uang mereka sendiri setelah melihat iklan digital.

Sebanyak 76% anak meminta orang tua mereka untuk membelikan produk yang mereka inginkan setelah melihat iklan digital.

Baca Juga: 2024, Pasar Pinjaman Online Indonesia Capai Rp430 Triliun

Pilih Iklan Digital

Barang-barang yang mereka beli menggunakan uang saku setiap minggunya, antara lain barang habis pakai, makanan ringan, dan permen; mainan; minuman; buku dan komik.

Dalam laporan hasil riset TotallyAwesome disebutkan bahwa saat ini 87% anak Indonesia sudah lebih memilih internet dibanding televisi.

Angka itu 7% lebih besar dibanding tahun lalu. Kenaikan itu dipengaruhi oleh meningkatnya penggunaan ponsel pintar (smartphone) di kalangan anak-anak.

Baca Juga: 10 Tren Teknologi Pemerintahan 2019-2020

Waktu penggunaan internet anak-anak Indonesia rata-rata 3 jam 30 menit.

Tahun ini, waktu penggunaan internet anak-anak Indonesia melampaui waktu yang dihabiskan untuk menonton televisi, yaitu 3 jam 30 menit saat hari kerja dan 4 jam 18 menit kala akhir pekan.

“Studi ini mengungkapkan bahwa anak-anak Indonesia sekarang lebih bebas memutuskan apa yang ingin mereka beli,” ungkap Quan Nguyen, CEO TotallyAwesome.

melihat perilaku belanja anak-anak di Indonesia itu, kata Quan, pemasar harus mengembangkan strategi digital yang lebih efektif demi menjangkau.●

Teks: TechnoBusiness Insights

Data: TotallyAwesome

Foto: Pexels.com


 

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here