Warung Pintar kini ada di aplikasi GrabMart.

Warung Pintar berkolaborasi dengan GrabMart demi mempermudah transaksi pelanggan. Berhasilkah?

Jakarta, TechnoBusiness ID • Warung Pintar, platform digitalisasi yang telah mentransformasi lebih dari 47.000 warung di Jakarta, Bandung, Surabaya, Banyuwangi, Sidoarjo, Gresik, dan Semarang sejak November 2017, menggandeng GrabMart.

Baca Juga: Teddy Tjandra Pimpin RealVantage Indonesia

Kolaborasi Warung Pintar dan GrabMart itu bertujuan untuk mempermudah transaksi, baik bagi pelanggan maupun juragan warung.

Jadi, saat ini pelanggan bisa membeli kebutuhan harian di Warung Pintar melalui GrabMart yang ada di super-app Grab.

Menurut Agung Bezharie Hadinegoro, co-founder dan CEO Warung Pintar, kerja sama keduanya sebetulnya sudah dilakukan sejak akhir Juni lalu.

Per September ini, sudah ada belasan warung di Jakarta dan sekitarnya yang secara konsisten menggunakan layanan GrabMart.


Baca Juga: Digitalisasi Warung Kelontong, Gojek Luncurkan GoToko

Minuman ringan, bahan makanan, perlengkapan rumah tangga, dan perawatan pribadi merupakan komoditas utama yang paling banyak dicari masyarakat di warung-warung.

“Dengan adanya perubahan tren, di mana orang-orang merasa lebih aman bila berbelanja online, kami mencoba menjangkau para pengguna dan memenuhi kebutuhannya secara digital melalui GrabMart,” ungkap Agung.

Strategi Warung Pintar itu di sambut baik oleh Grab lantaran memiliki misi yang sama, yakni mendigitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Baca Juga: Kementerian Perindustrian Usulkan Pajak Mobil Baru 0%

“Kerja sama dengan Warung Pintar kami harapkan dapat membantu mendorong digitalisasi usaha tradisional yang akan mempercepat pemulihan ekonomi di masa pandemi,” ujar Hadi Surya Koe, Head of Marketing GrabFood, Grab Indonesia. 

Di awal pandemi 93% pendapatan Warung-Warung Pintar turun hingga 28%. 

Hasilnya, Agung menjelaskan, di awal pandemi 93% pendapatan Warung-Warung Pintar turun hingga 28%.

Berkat kolaborasi dengan GrabMart, pendapatan warung-warung tersebut kembali naik sampai 50%.

Selain dari sisi pendapatan, kerja sama Warung Pintar dan GrabMart telah mendongkrak jumlah pelanggan warung antara 200-800 orang per bulannya.

Baca Juga: Waresix Raih Pendanaan Seri B Senilai US$100 Juta

Kehadiran jaringan Warung Pintar di aplikasi GrabMart juga memperkuat ekosistem Grab. Untuk diketahui, sampai saat ini Grab sudah mendigitalisasi lebih dari 185.000 UMKM dan 32.000 pedagang tradisional di ratusan kota di Indonesia.

Berkat kolaborasi dengan GrabMart, pendapatan warung-warung tersebut kembali naik sampai 50%.

Pengumuman kerja sama Warung Pintar dan GrabMart itu dilakukan hanya beberapa hari setelah Gojek, rival Grab, meluncurkan layanan serupa dengan nama GoToko.

“Sama seperti GoToko, yang menjadi kunci kesuksesan Warung Pintar dan GrabMart adalah harga yang murah, ketersediaan barang, dan kecepatan pengiriman,” kata Group Deputy CEO Spire Research and Consulting Jeffrey Bahar.

Baca Juga: Lucid Air, Mobil Listrik Baru Penantang Tesla

Memang tren pembelian barang sudah mengarah ke online, tapi pendorong utamanya adalah ketiga poin itu. “Apalagi kebutuhan harian, kalau harganya sama dengan warung tradisional, untuk apa membeli online?” lanjut Jeffrey.•

—Intan Wulandari, TechnoBusiness ID • Foto: Warung Pintar

 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TVJangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.


LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here