Warung Pintar kini menjadi Warung Pintar Group.

Warung Pintar bertransformasi menjadi Warung Pintar Group dan menyasar seluruh ekosistem bisnis warung.

Jakarta, TechnoBusiness ID Warung Pintar, pengelola warung berbasis digital, hari ini resmi bertranformasi menjadi Warung Pintar Group. Apa bedanya?

Baca Juga: Huawei Raih 4 Penghargaan di Mobile World Congress 2021

Menurut CEO Warung Pintar Group Agung Bezharie Hadinegoro, Warung Pintar yang didirikan pada 2017 semula hanya fokus untuk mendigitalisasi warung.

Namun, kini mendigitalisasi seluruh ekosistem dalam bisnis warung, mulai dari pemilik warung, toko kelontong, pengusaha grosir, distributor, hingga merek.

Baca Juga: Strategi B2B Customer Loyalty Program Metrodata Electronics

Warung Pintar Group menawarkan empat solusi digital utama, antara lain Aplikasi Warung Pintar, Aplikasi Grosir Pintar, Warung Pintar Distribusi, dan Bizzy Connect.




Keempat solusi Warung Pintar Group itu, kata Agung dalam penjelasannya hari ini, secara strategis bertujuan untuk membantu penguatan kolaborasi antarjalur rantai pasok dari hulu ke hilir.

“Setelah tiga tahun mempelajari ekosistem bisnis warung, kami sadar bahwa kami tidak bisa tumbuh sendiri agar dapat memberikan solusi digital yang lebih terintegrasi bagi warung,” katanya.

Baca Juga: Strategi B2B Customer Loyalty Program Biznet

Lebih dari itu, Warung Pintar bertransformasi menjadi Warung Pintar Group agar bisa memberikan dampak yang jauh lebih signifikan bagi seluruh ekosistem yang ada di dalamnya.


Upaya itu pun berhasil merangkul lebih banyak warung untuk bergabung dan merasakan manfaat langsung atas transformasi Warung Pintar menjadi Warung Pintar Group.

Warung Pintar Group telah menggandeng lebih dari 600 mitra pengusaha grosir yang masing-masing melayani sekitar 200-300 pemilik warung yang tergabung dalam platform Grosir Pintar.


Baca Juga: Bukalapak: “Nilai Transaksi Kami Tahun Ini US$6,5 Miliar”

Jumlah warung yang dilayani Warung Pintar Group juga tumbuh 100 kali lipat, dari 5.000 warung pada awal 2020 menjadi 500.000 warung saat ini.


Itu berarti 1 dari 7 warung di Indonesia berada dalam jaringan Warung Pintar Group dengan 106.000 pengguna aktif yang melakukan transaksi setiap bulannya.

Baca Juga: TokoTalk: “Kami Berangkat dari Layanan Berbasis Chatbot”

Ke depan, McKinsey memperkirakan digitalisasi akan berperan penting bagi warung dengan potensi transaksi senilai Rp3,6 triliun setahun. Dan, menurut Agung, itu menjadi peluang besar bagi Warung Pintar Group.

—Purjono Agus Suhendro, TechnoBusiness ID Foto: Warung Pintar Group



Tekan “tombol lonceng” di sisi kiri layar Anda untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dari TechnoBusiness lebih cepat. 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TV. Jangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here