Segenap jajaran eksekutif Paper.id

Paper.id menawarkan layanan pembayaran Buy Now Pay Later untuk para pelaku UMKM di Indonesia.

Jakarta, TechnoBusiness ID Paper.id, startup invoicing B2B terbesar di Indonesia yang sejak awal tahun telah memproses invoice senilai US$640 juta, hari ini meluncurkan layanan pembayaran Buy Now Pay Later.

Baca Juga: Desten Perkenalkan Teknologi Pengisian Baterai Supercepat di Indonesia

Fitur layanan yang dinamakan Get Paid Faster itu memungkinkan sekitar 200.000 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Tanah Air memperoleh solusi pendanaan yang dibutuhkan, terutama di kala pandemi.

Seperti diketahui, banyak pelaku UMKM menjadi kesulitan menjalankan bisnisnya karena adanya pembatasan akibat pandemi COVID-19. Walhasil, berdasarkan riset Atradius, 32% proses pembayaran ke supplier melambat.

Baca Juga: UOB Investasikan US$500 Juta untuk Bangun Platform UOB TMRW

“Situasi pandemi memberi kesempatan kami untuk turut serta membantu menstabilkan UMKM sekaligus menawarkan lebih banyak opsi dalam mengatasi masalah arus kas, baik secara finansial maupun operasional,” kata CEO dan co-founder Paper.id Jeremy Limman.




Dalam beberapa bulan terakhir saja Paper.id menyalurkan pendanaan berbasis rantai pasok (supply chain) lebih dari US$10 juta dengan tingkat pembayaran digital yang naik tiga kali lipat sejak diperkenalkan.  


Kini, untuk memperkuat solusinya, Paper.id meluncurkan layanan pembayaran Buy Now Pay Later dengan menggandeng investor strategis, yakni Buana Sejahtera Group, perusahaan finansial, logistik, dan perhotelan.

Baca Juga: Ula Raih Seri B Senilai US$87 Juta dari Prosus, Tencent, B-Capital

“Kami telah berinvestasi pada sejumlah perusahaan, terutama perusahaan fintech dan payment yang dapat bersinergi dengan visi dan misi kami serta investasi lainnya,” kata Direktur Buana Sejahtera Group Simon Pratama.


Buana Sejahtera Group bersedia mengucurkan investasinya di Paper.id karena melihat keunikan yang dimiliki startup tersebut, khususnya di bidang invoicing, payment, dan supply chain.

Saat ini, Paper.id telah memvalidasi lebih dari 3.000 invoice yang mengajukan layanan pembayaran Buy Now Pay Later. Dengan layanan tersebut, pembeli dapat melunasi pembayarannya 30 hari kemudian.

—Purjono Agus Suhendro, TechnoBusiness ID Foto: Paper.id


Tekan “tombol lonceng” di sisi kiri layar Anda untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dari TechnoBusiness lebih cepat. 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TV. Jangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here