Pendapatan Twitter yang signifikan pada kuartal 4 telah mendongkrak pendapatan Twitter selama 2019.

California, TechnoBusiness ● Pendapatan Twitter, Inc. (NYSE: TWTR), perusahaan jejaring sosial dan microblogging asal San Francisco, California, Amerika Serikat, selama kuartal 4/2019 tercatat sebesar US$1,01 miliar.

Baca Juga: Meski Pengguna Turun, Pendapatan Twitter Naik

Pendapatan Twitter itu naik 11% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan tersebut disumbangkan oleh penghasilan iklan perusahaan sebesar US$885 juta, meningkat 12% dibanding setahun lalu.

Kemudian lisensi data dan pendapatan lainnya menyokong pendapatan Twitter sebesar US$123 juta, 5% lebih besar daripada setahun sebelumnya.

Baca Juga: CEO LinkedIn Jeff Weiner Mengundurkan Diri

Tetapi, selama kuartal 4/2019 Twitter mengeluarkan biaya dan pengeluaran lainnya sebesar US$854 juta, 22% lebih tinggi daripada periode yang sama tahun lalu.


Biaya itu menghasilkan pendapatan operasional senilai US$153 juta dan margin operasi 15%. Sehingga Twitter berhasil mencatatkan laba bersih Twitter US$119 juta selama kuartal terakhir 2019.

“Kami mencapai tonggak baru di kuartal 4 dengan pendapatan kuartalan lebih dari US$1 miliar, mencerminkan kemajuan yang mantap pada pendapatan dan kinerja yang solid,” kata Ned Segal, Chief Financial Officer Twitter.

 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TVJangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

[nextpage]

Kinerja yang baik selama kuartal 4 itu menjadikan pendapatan Twitter pada 2019 mencapai US$3,46 miliar, meningkat 14% dibanding tahun 2018. Jika didasarkan atas mata uang konstan, pendapatannya tumbuh 15%.

Baca Juga: Ini Alasan Duo Pendiri Google Mengundurkan Diri

“2019 merupakan tahun yang hebat bagi Twitter. Pekerjaan kami untuk meningkatkan relevansi dan kemudahan penggunaan menghasilkan pertumbuhan 21% mDAU di kuartal 4,” kata Jack Dorsey, CEO Twitter.

Untuk diketahui, rata-rata pengguna aktif harian yang dapat dimonetisasi (mDAU) Twitter per kuartal 4/2019 adalah sebanyak 152 juta. Jumlah itu naik dari 145 juta pada kuartal 3/2019 atau 126 juta pada kuartal 4/2018.

Baca Juga: Mengapa Jumlah Pengguna Twitter Naik, tapi Pendapatannya Justru Turun?

“Memasuki 2020, kami membangun momentum kami untuk belajar lebih cepat, memprioritaskan lebih baik, mengirim lebih banyak, dan merekrut bakat luar biasa,” kata Dorsey.

Semua itu, jelasnya, bakal menempatkan Twitter pada posisi yang lebih kuat saat mengatasi tantangan dan peluang ke depan.●

—Philips C. Rubin, TechnoBusiness/PRN ● Foto: Twitter

 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TVJangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.


LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here