SoftBank menjual US$2 miliar saham miliknya di Uber. Walau tidak seluruhnya, tapi investasinya rugi.  

California, TechnoBusiness US • SoftBank Group Corp Vision Fund, konglomerasi bisnis asal Jepang, telah menjual US$2 miliar sahamnya di perusahaan ride-hailing Uber Technologies, Inc.

Baca Juga: Panasonic Gandeng Anchanto Perkuat Layanan E-Commerce

Bloomberg hari ini menyebutkan bahwa pada Kamis (7/1) pekan lalu firma afiliasi SoftBank, SB Caymant Limited, juga menjual US$38 juta sahamnya di Uber dengan harga rata-rata US$53,46 per saham.


Dengan demikian, setelah menjual US$2 miliar sahamya, SoftBank masih memiliki 184,2 juta saham yang diperkirakan bernilai US$10 miliar.

Baca Juga: Pengiriman Barang Ninja Xpress Setahun Capai 150 Juta Paket

SoftBank mengalami kerugian atas investasinya di Uber sebesar US$17,7 miliar selama setahun penuh karena anjloknya valuasi perusahaan akibat pandemi.


Pembatasan sosial di berbagai negara telah memukul pasar ride-hailing global dari US$60,5 miliar pada 2019 menjadi US$52,07 miliar pada 2020.

Baca Juga: TokoTalk: “Kami Berangkat dari Layanan Berbasis Chatbot”

Selama 2020, Uber pun memangkas jumlah karyawan hingga ribuan orang dan menutup 45 kantor di seluruh dunia demi menekan pengeluaran.•

—Philips C. Rubin, TechnoBusiness US • Foto: Uber

 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TVJangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here