Lippo Group mengganti jajaran manajemen Meikarta. Ada rencana baru di tahun baru?  

Jakarta, TechnoBusiness ID ● Pembangunan proyek properti raksasa milik Lippo Group di kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Meikarta, sempat menghebohkan karena dua hal.

Baca Juga: Toyota Bangun Kota Prototipe Super-Canggih di Gunung Fuji

Proyek Meikarta di kawasan Cikarang, Jawa Barat

Pertama, menghebohkan karena luasan dan nilai proyek Meikarta yang sangat besar. Megaproyek itu direncanakan dibangun seluas 500 hektare dengan nilai investasi Rp578 triliun.

Kedua, heboh karena ternyata areal yang akan dibangun Meikarta belum sepenuhnya memiliki izin. Belakangan diketahui yang berizin baru 84 hektare—diikuti penangkapan beberapa bos Lippo terkait kasus suap perizinan.

Baca Juga: CES 2020: LG Bakal Perkenalkan Alat Berkebun Canggih

Itu sebabnya, masyarakat meragukan kelanjutan proyek Meikarta tersebut. Tapi, manajemen Lippo terus meyakinkan kepada konsumen bahwa proyek itu tetap berlanjut.


Nah, untuk memperkuat komitmennya itu, Lippo mengganti manajemen Meikarta dan memperkenalkan manajemen yang baru kepada publik pada Selasa (21/1) lalu.

Baca Juga: CES 2020: Hyundai Pamerkan Konsep Kendaraan Udara Pribadi

Reza Chatab, Presiden Direktur PT Mahkota Sentosa Utama, anak perusahaan PT Lippo Karawaci Tbk. (IDX: LPKR) yang mengembangkan Meikarta, memperkenalkan Indryanarum Martowidjojo sebagai chief financial officer.

 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TVJangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.


LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here