Gerai Sociolla di Grand Indonesia, Jakarta

Transaksi Sociolla tahun lalu naik hingga 50% jika dibandingkan dengan sebelum terjadinya pandemi COVID-19.

Jakarta, TechnoBusiness ID • Sociolla Indonesia, peritel online produk-produk kecantikan yang dikelola PT Sosial Bella Indonesia, menyatakan tetap berkinerja baik meski di tengah pandemi.

Baca Juga: Jumlah Pengguna Dana Tumbuh Pesat hingga 60 Juta Saat Ini

Bahkan, sebagaimana pelaku bisnis e-commerce lainnya, transaksi Sociolla selama satu tahun lalu mampu tumbuh hingga 50% dibanding sebelum terjadinya pandemi.

Menurut John Rasjid, co-founder dan CEO Sociolla, pergeseran perilaku konsumen yang kini semakin “online” justru turut memengaruhi peningkatan transaksi Sociolla selama pandemi.

Tapi, tentu saja kenaikan transaksi Sociolla tidak terlepas dari strategi bisnis yang diusungnya. Misalnya, mengoptimalkan layanan dengan menghadirkan aplikasi SOCO sebagai one stop beauty app.

Baca Juga: Strategi Sharp Electronics Indonesia Perbesar Pasar Dynabook


Inovasi SOCO yang semakin memanjakan beauty enthusiast dalam memenuhi kebutuhan perawatan diri itu mampu menaikkan transaksi Sociolla hampir empat kali lipat dalam dua tahun terakhir.

Di aplikasi SOCO versi terbaru, pengguna dapat menulis atau sekadar membaca review dari sekitar 330 produk kecantikan yang ditawarkan dengan leluasa, melihat video tutorial make up, dan lain sebagainya.


“Inovasi teknologi yang mengutamakan user experience ini menjadi sangat relevan di masa penerapan adaptasi kebiasaan baru yang diterapkan oleh pemerintah saat ini,” kata John menjelaskan.

Baca Juga: Pasar Helikopter Listrik Global Bakal Tumbuh Pesat

Sayangnya, John tidak merinci secara detail berapa nilai transaksi Sociolla yang naik itu. Walaupun, menurut Jeffrey Bahar, Group Deputy CEO Spire Research and Consulting, sudah seharusnya transaksi Sociolla naik.


Sebab, industri e-commerce merupakan salah satu industri yang ketiban rezeki pandemi. Orang-orang menjadi tidak bebas ke luar rumah untuk pergi ke mal sehingga pilihannya adalah berbelanja online.


“Semua e-commerce di Tanah Air merasakan itu dan sudah semestinya Sociolla juga demikian,” kata Jeffrey. “Jika transaksi Sociolla di masa percepatan industri e-commerce ini malah turun, itu berarti ada yang salah.”

Baca Juga: Asuransi Online Hario Tawarkan Premi yang Lebih Murah

Kini, Sociolla Indonesia telah didukung oleh 19 toko offline yang tersebar di lima kota. Tahun lalu, Sociolla memperluas pasarnya dengan melakukan ekspansi ke Vietnam.


Selain membuka kanal vn.sociolla di toko online-nya, Sociolla—yang didirikan John bersama Christopher Madiam dan Chrisanti Indiana—juga menghadirkan toko offline di jantung Kota Ho Chi Minh.•

—Intan Wulandari, TechnoBusiness ID • Foto: Sociolla

 

Tekan “tombol lonceng” di sisi kiri layar Anda untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dari TechnoBusiness lebih cepat. 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TV. Jangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here