Amartha merupakan salah satu fintech yang fokus pada pendanaan untuk kaum perempuan.

Amartha meraih pendanaan baru senilai US$28 juta dari sejumlah investor yang dipimpin WWB Capital Partners II. 

Jakarta, TechnoBusiness ID • PT Amartha Mikro Fintek (Amartha), salah satu fintech P2P lending yang berbasis di Jakarta, merayakan ulang tahunnya yang ke-11 dengan kado istimewa: pendanaan senilai US$28 juta.

Baca Juga: Produsen Dettol Perluas Pasar Lewat Warung Pintar Group

Pendanaan itu diperoleh dari Women’s World Banking Capital Partners II bersama MDI Ventures yang didukung investor-investor lama seperti Mandiri Capital Indonesia dan UOB Venture Management.

Founder dan CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra mengatakan pendanaan baru itu akan memperkuat bisnis Amartha yang berbasis group lending (Grameen Model) dan mempercepat inovasi produk.


Juga, untuk meluncurkan layanan tambahan bagi peminjam dan pendana seperti digitalisasi desa, belanja borongan, pinjaman warung, crowdfunding, produk pendanaan baru, serta penyaluran ke peminjam langsung.

Baca Juga: Strategi Es Krim Aice Menaklukkan Pasar Indonesia




“Terima kasih kepada seluruh investor, pendana, mitra, dan tim Amartha atas dukungan dan kepercayaannya,“ kata Andi. “Apa yang kita lakukan bersama telah berdampak pada kesejahteraan perempuan di desa.”


Hingga saat ini, Amartha telah menyalurkan lebih dari Rp3,55 triliun pinjaman kepada lebih dari 661.369 perempuan pengusaha ultra-mikro di lebih dari 18.900 desa di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi.

Amartha bangga menjadi tujuan investasi pertama yang dilakukan WWB di Asia Tenggara. WWB Capital Partners II adalah dana investasi lensa gender kedua yang didirikan oleh Women’s World Banking, organisasi nirlaba untuk inklusi keuangan wanita dunia.


Baca Juga: Mengungkap Strategi AWS Indonesia dalam Menggaet Pelanggan

Yrenilsa Lopez dari Women’s World Banking mengungkapkan bahwa investasi pada Amartha tersebut sebagai upaya menutup kesenjangan gender dalam inklusi keuangan, termasuk melayani segmen perempuan berpenghasilan rendah.

—Anwar Ibrahim, TechnoBusiness ID Foto: Amartha


Tekan “tombol lonceng” di sisi kiri layar Anda untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dari TechnoBusiness lebih cepat. 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TV. Jangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here