Scanner MRI baru ciptaan insinyur Rusia mampu mendiagnosis pasien dengan berat hingga 250 kg.

Moskow, TechnoBusiness ● Insinyur dari National University of Science and Technology (NUST) MISiS dan Magneton, Rusia, berhasil menciptakan scanner MRI baru untuk kaum obesitas.

Baca Juga: 18 Pemimpin Muda Indonesia Diundang The Obama Foundation Leaders

Selama ini, scanner MRI hanya mampu mendiagnosis pasien dengan berat 120-150 kilogram (kg). Sementara scanner MRI baru yang mereka buat mampu mendiagnosis pasien dengan berat badan hingga 250 kg.

Biaya diagnosis menggunakan scanner MRI baru bisa berkurang hingga 50%.

Meski lebih besar, Evgeny Gorelikov, wakil direktur NUST MISIS yang menjadi manajer proyek scanner MRI baru itu mengatakan, harganya lebih murah.

MRI, singkatan dari Magnetic Resonance Imaging, atau pencitraan resonansi magnetik, adalah salah satu metode diagnosis paling efektif dalam dunia kedokteran modern.

Baca Juga: Alodokter Raup Pendanaan Seri C Senilai US$33 Juta

Dengan bantuan pemindai (scanner) MRI, kanker, multiple sclerosis, penyakit pada sistem muskuloskeletal dan persendian, serta lainnya dapat didiagnosis sejak awal.

Di Rusia, biaya rata-rata satu analisis menggunakan MRI, tergantung wilayahnya, berkisar antara RUB4.000-12.000 (US$60-200).

 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TVJangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe“.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here